Hebatnya Melayu, Hebatnya Kita
Suku Melayu adalah salah satu dari banyaknya suku bangsa di Negara Indonesia yang kita cintai ini. Melayu adalah suku yang hebat, ya, begitulah jawaban saya saat ditanya pendapat mengenai suku yang banyak bermukim di pulau sumatera ini. Dan Melayu Riau merupakan bagian dari sekian banyak Rumpun Melayu yang tersebar di nusantara. Kediaman utama mereka terletak di daerah Kepulauan Riau, dan juga salah satu daerah yang merupakan kekuatan kerajaan Riau di masa lampau yaitu kota Pekanbaru.
Bicara soal kehebatan, pada zaman dahulu melayu sangat disegani karena sudah dikenal sebagai sebuah peradaban yang agung dan suku yang sangat hebat serta memiliki pengaruh yang besar dalam sistem perdagangan, politik, dan keislaman-nya yang sangat kental, sehingga banyak bangsa lain yang menjalin hubungan kerjasama dengan bangsa Melayu, contohnya bangsa Cina yang sampai menikahkan puteri Cina yang bernama Hang Li Po dengan Sultan Muzafar Shah.
Kehebatan lain dari bangsa melayu yang paling dikenal adalah sumbangannya kepada Indonesia berupa bahasa persatuan “BAHASA INDONESIA”. Pasti kalian sudah tau bahwa bahasa nasional kita berasal dari bahasa Melayu Riau. Sejarah tersebut sudah dimulai saat zaman kerajaan Sriwijaya yang mana pada saat itu bahasa Melayu sudah menjadi bahasa internasional atau sebagai bahasa perdagangan di kepulauan Indonesia.
Setelah membahas bahasa, sekarang kita beralih kepada permainan tradisional. Permainan khas daerah Riau juga merupakan sesuatu yang tak kalah hebatnya karena banyak dari permainan ini masih eksis sampai sekarang di kalangan anak-anak Melayu bahkan dimainkan juga sampai ke luar pulau Sumatera.
Permainan pertama adalah “Gasing”. Permainan ini masih eksis sampai sekarang meski terkena pengaruh modernisasi sesuai dengan perkembangan zaman. Di wilayah Riau sendiri, permainan gasing telah ada jauh sebelum penjajahan Belanda. Menurut Wikipedia Indonesia, gasing adalah mainan yang bisa berputar pada poros dan berkesetimbangan pada suatu titik, dan hebatnya, gasing adalah mainan tertua yang ditemukan di berbagai situs arkeologi serta masih bisa dikenali. Gasing dibuat dari berbagai jenis kayu yang dikikis sedemikian rupa sehingga menjadi bentuk gasing. Tali gasing dibuat dari kulit kayu, tapi seiring dengan perkembangan zaman, sekarang tali gasing dibuat dari tali nilon.
Permainan selanjutnya yaitu “Congklak”. Main Congklak adalah salah satu permainan rakyat Melayu yang biasa dimainkan oleh kalangan wanita, baik anak-anak hingga dewasa sekalipun masih sering memainkannya. Permainan ini biasanya dilakukan untuk mengisi waktu senggang yang dimainkan hanya untuk sekedar menghibur diri. Alat yang digunakan untuk bermain congklak biasa disebut Rumah Congklak atau Papan Congklak yang memiliki 16 buah lubang pada bagian atasnya yang diisi dengan biji congklak yang biasanya terbuat dari kulit kucing-kucing (sejenis siput kecil). Sebenarnya permainan ini tidak hanya untuk kaum hawa saja, tetapi lelaki pun boleh memainkannya, hanya saja karena para pria tidak suka permainan yang berjalan lambat dan dianggap menghabiskan waktu menjadikan mereka jarang memainkannya.
Itulah beberapa hal yang menggambarkan hebatnya suku melayu, namun banyak dari kita, pemuda melayu yang sudah mulai meninggalkan budaya kebanggan kita ini karena pengaruh perkembangan zaman yang semakin canggih serta masuknya kebudayaan barat yang menyebabkan budaya melayu semakin teriris zaman. Kita sebagai remaja yang masih melestarikan kebudayaan melayu harus mempertahankan serta menyebarkan pengaruh melayu kepada saudara serumpun. Dengan adanya lomba desain blog yang diadakan oleh Politeknik Caltex Riau (PCR) ini diharapkan Budaya Melayu beserta Para Pemuda Melayu semakin maju dan berkembang luas sampai ke jenjang Internasional.










